Rabu, 14 Maret 2018

SOAL MATRIKULASI PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH


Soal Ujian Matrikulasi
1.      Jelaskan apa saja problematika pembelajaran matematika sekolah dan bagaimana solusi?
Kegiatan pembelajaran matematika di sekolah
Ada beberapa problematika yang menghambat jalannya proses pembelajaran matematika, diantaranya yaitu
a.       Kurangnya pemahaman guru terhadap kurikulum 2013 karena minimnya pelatihan dan pendistribuasian bahan ajar yang belum merata.
b.      Sulitnya mengubah mindset siswa dan guru yang sudah terlanjur melekat. Seperti kebiasaan guru yang selalu menjelaskan rumus. Siswa yang selalu menerima materi dengan mudah karena telah dirangkumkan oleh guru.
c.       Siswa kurang bisa beradaptasi dengan pembelajaran matematika yang menggunakan kurikulum 2013 karena rumus atau mereka bisa mereka dapatkan dengan cara mereka sendiri.
d.      guru kesulitan mengelola kelas karena kegiatan belajar dilakukan secara kelompok sehingga banyak siswa yang justru membuat kegaduhan.
e.       Dalam kurikulum 2013, untuk mendapatkan materi atau suatu simpulan membutuhkan waktu  yang tidak sedikit.
f.       Pembelajaran menjadi monoton dan membosankan karena materi yang dibahas dalam satu hari hanya tema itu saja yang dibahas.
g.      Kurikulum 2013 membutuhkan sarana dan prasarana yang mendukung. Seperti adanya laboratorium, media pembelajaran dan alat peraga. Sebagai contoh, di dalam buku pedoman dijelaskan bahwa untuk mengajarkan materi mengenalkan bilangan asli sampai dengan 500 menggunakan blok Dienes. Namun, tidak semua sekolah mempunyai media pembelajaran tersebut.
h.      Selain itu, banyak pula terjadi missconcept yang sudah menjadi kebiasaan. Seperti penyebutan kata yang seharusnya “negatif” namun menjadi “minus”
Dari berbagai problematika yang terjadi tersebut ada beberapa alternatif solusi yang bisa dilakukan untuk meminimalisir problematika tersebut sehingga kegiatan pembelajaran bisa berjalan dengan baik. Beberapa solusi tersebut diantaranya:
a.       Guru harus meningkatkan keterampilan mengajar antara lain keterampilan membuka dan menutup pelajaran, keterampilan mengelola kelas, keterampilan bertanya, keterampilan mengadakan variasi.
http://icrixs.wordpress.com/education/keterampilan-mengajar-guru/
b.      Aktivitas siswa seperti aktivias bertanya, membaca, menulis, melakukan percobaan, mengemukakan pendapat, bekerja sama dengan kelompok harus ditingkatkan. Aktivitas siswa dapat ditingkatkan oleh guru dengan melakukan perbaikan pembelajaran secara berkala.
http://www.slideshare.net/rikinenengfadilah/aktivitas-belajar-siswa
c.       Pemerintah sebagai penyelenggara pendidikan harus menyediakan fasilitas yang menunjang pembelajaran. Seperti mengadakan pelatihan/diklat, membuat kurikulum yang bisa disesuaikan dengan kondisi siswa.
http://eprints.uny.ac.id/9416/1/bab%201%20-NIM%2007110241016.pdf
d.      Pembelajaran harus dibuat menarik seperti menggunakan berbagai model pembelajan, teori pembelajaran, serta pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan matematika.
http://luluksofijati.weebly.com/uploads/1/3/5/2/13527370/pembelajaran_matematika_yang_menarik.pdf
e.       Agar siswa tidak mengalami missconcept, buku ajar yang dibuat pemerintah harus mencakup cara mengajarkan konsep suatu materi yang berlandaskan teori belajar secara jelas.
http://file.upi.edu/Direktori/DUAL-MODES/MODEL_PEMBELAJARAN_MATEMATIKA/BBM3_(Dra._Erna_Suwangsih,_M.Pd..pdf
  1. Apa saja isu-isu problematika pembelajaran matematika sekolah yang akan dihadapi dan bagaimana alternatif penyelesaiannya?
Isu-isu problematika pembelajaran matematika yang akan nantinya dikhawatirkan akan terjadi diantaranya
a.       Siswa hanya bisa memahami suatu konsep secara teoritis namun tidak bisa mengaplikasikannya. Sebagai contoh, operasi hitung campuran misal -3 – (-8). Secara teoritis siswa memahami materi tersebut, namun mereka tidak tahu apa manfaat mempelajarinya. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap pembangunan karakter siswa.
b.      Jika pembelajaran terus-menerus digambarkan sulit dan rumit. Dapat dipastikan siswa akan semakin ketakutan dengan mata pelajaran tersebut dan siswa akan merasa malas belajar. Hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap upaya memperbaiki generasi penerus bangsa.
          Dari berbagai isu problematika pembelajaran matematika yang dikhawatirkan akan terjadi, ada beberapa alternatif solusi yang dapat digunakan untuk meminimalisirkan kemumingkan tersebut. Alternatif solusi tersebut antara lain:
a.       Pembentukan karakter siswa sebagai tujuan utama pembelajaran adalah tanggung jawab semua  pihak. Pemerintah harus menfasilitasi dan mengendalikan mutu pelajaran dengan cara menyusun kurikulum yang disesuaikan dengan kondisi siswa, menyediakan materi ajar yang sesuai dengan tingkatan kelas atau umur, menyedikan tempat belajar yang kondusif serta selalu melakukan pengawasan berkala.
b.      Pembelajaran harus dibuat menarik dan bermakna dengan melakukan pembelajaran yang menggunakan berbagai model, pendekatan, teori, dan strategi pembelajaran.
http://luluksofijati.weebly.com/uploads/1/3/5/2/13527370/pembelajaran_matematika_yang_menarik.pdf